• Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Berita Kegiatan

Komisi VIII DPR RI Ingatkan Waspadai Upaya Pecah Belah Melalui Isu Agama

admin_1 by admin_1
Maret 20, 2025
in Berita Kegiatan, Nasional, Opini
0
Ketum DPP LDII KH Chriswanto Santoso bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko . (Foto: LINES)

Ketum DPP LDII KH Chriswanto Santoso bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko . (Foto: LINES)

Jakarta (19/3). Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mengingatkan, Indonesia memiliki menjadi negara besar dan maju bila semua pihak mampu mengelola perbedaan. Dengan 1.300-an suku bangsa dan 700-an bahasa, Indonesia adalah bangsa yang besar dan saling melengkapi dalam perbedaan untuk kemajuan negara.

“Keunikan ini hanya satu-satunya di dunia. Namun perbedaan ini bisa menjadi bencana bila tidak dikelola dengan baik. Apalagi selalu ada oknum dari dalam ataupun mancanegara yang ingin bangsa ini berpecah belah,” papar Singgih Januratmoko dalam siaran rilisnya, Rabu (19/3).

Ia meminta agar masyarakat bijak dan tidak terprovokasi oleh hoaks ataupun fitnah di media sosial yang menyerang ormas Islam, atau membenturkan sesama ormas Islam, “Ini sama halnya mengadu domba sesama umat Islam. Selagi masih dalam lingkup ahlul sunnah wal jamaah dan pedomannya masih Al Quran dan Al Hadits, jangan dipermasalahkan,” paparnya.

Menurutnya, persoalan agama adalah hak asasi manusia yang paling esensi dan umat Islam di Indonesia bebas memilih ormas Islam sebagai wahana menyalurkan aspirasinya, “Maka jangan sampai ormas mengintimidasi ormas keagamaan lainnya. Sangat tidak bijak memecah belah bangsa dengan isu-isu agama, karena tidak relevan lagi di alam demokrasi dan Reformasi,” tegas Singgih.

Ia juga meminta para pemuka agama tidak berselisih, ketika kehidupan beragama sudah saling toleransi dan saling menghargai, “Ketika elit agama berselisih, timbul ketidaknyamanan, kegelisahan, dan ketidakstabilan di kalangan masyarakat. Dan itu sangat mengganggu jalannya program pembangunan nasional,” tuturnya.

Senada dengan pimpinan Komisi VIII DPR RI tersebut, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan, perbedaan dalam cara pandang terhadap agama sangat wajar. Apalagi Indonesia masyarakatnya sangat majemuk, untuk itu ia mengimbau jangan memperlebar jurang perbedaan, “Bangsa Indonesia bersatu dalam perbedaan karena menghilangkan sekat perbedaan dan menyamakan cara pandang. Ini sangat konstruktif dalam mengatasi segala persoalan bangsa,” paparnya.

Ia mengingatkan setiap agama, bahkan di dalam agama itu sendiri terdiri dari berbagai perbedaan. Bahkan umat Islam sendiri memiliki berbagai ormas, karena perbedaan tersebut. Namun muaranya tetap satu, mempertahankan eksistensi NKRI, dengan menjunjung tinggi Pancasila, menjalankan UUD 1945, dan menghargai kebhinnekaan.

“Dan setiap ormas memiliki doktrin tersendiri untuk memperteguh keyakinan komunitasnya. Hal ini menjadi masalah ketika ruang privat ormas-ormas keagamaan itu, disiarkan ke ruang publik atau media sosial. Pelakunya tentu memiliki itikad yang tidak baik, yakni ingin memecah belah bangsa Indonesia,” tegas KH Chriswanto.

Untuk itu, di bulan Ramadan dan hari-hari selanjutnya, ia meminta masyarakat dan para pemuka agama serta tokoh-tokoh ormas keagamaan agar lebih bijak dalam menanggapi media sosial dan laporan-laporan negatif, yang bisa membahayakan keutuhan bangsa Indonesia.

“Dalam relasi masyarakat madani, tidak mungkin sesama ormas menindas ormas lainnya. Apalagi atas nama agama. Kebenaran bila dilihat dari kacamata mayoritas tentu melahirkan kekerasan terhadap minoritas, inilah yang harus kita hindari karena tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan Pancasila,” ungkapnya. (KIM*)

Tags: Chriswanto SantosoLDII
Previous Post

Kapolri Helat Buka Bersama TNI-Polri Undang Ormas Islam

Next Post

Kolaborasi LDII Beji dan Yayasan Al Makmur Mandiri Gelar Buka Puasa Bersama Warga

Next Post

Kolaborasi LDII Beji dan Yayasan Al Makmur Mandiri Gelar Buka Puasa Bersama Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

  • Pengajian Akhir Tahun RESET 2025, Generus LDII Depok Diberi Pemahaman Mental Health Awareness Sejak Dini Januari 9, 2026
  • Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok Januari 2, 2026
  • Raih Penghargaan Eco Pesantren Kategori Pratama, Ponpes Wali Barokah Komitmen Ciptakan Lingkungan Sehat di Pesantren Desember 25, 2025
  • Road to Munas X LDII: Sarasehan Kebangsaan LDII Teguhkan Pancasila Sebagai Titik Temu Kebangsaan Desember 17, 2025
  • Reformulasi Sejarah Nasional, Kementerian Kebudayaan RI Luncurkan buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global Desember 16, 2025

Komentar

  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok
  • Agus Subagyo pada LDII Cimanggis Gelar Seminar Pendidikan Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Warga
  • LISTRI GANEFI pada Melalui Pasanggiri Persinas ASAD, Warga LDII Beji Turut Lestarikan Seni Tradisi
  • Edwin P pada Putaran Final Turnamen Mini Soccer PC LDII Sawangan Perkuat Persaudaraan Warga
  • Sularjo pada Ratusan Warga LDII Antusias Meriahkan HUT Kemerdekaan RI melalui Depok Funbike 2025

Tag

8 Bidang Pengabdian LDII Ace Hasan Ardhito Bappenas BNN BNPT Chairul Baihaqi Chriswanto Santoso Covid 19 Dahnil Anzar Simanjuntak DPD LDII Gresik Halal Bihalal Hari Santri Jawa Timur Kemenhaj Khofifah Indar Parawansa LDII LDII Bandung LDII Depok LDII Jabar LDII Jatim LDII Kaltara LDII Kediri LDII Tangsel Lemhannas LPOI Majelis Ulama Indonesia MPR RI MUI Bandung One Pesantren One Product Pengajian Akhir Tahun Ponpes Wali Barokah ppg ldii Prabowo Subianto Profesional Religius Rapat Kerja Said Aqil SAKO SPN Singgih Januratmoko singgih tri sulistiyono Supian Suri TNI UGM Wali Barokah Yudi Latif

Terkini

Pengajian Akhir Tahun RESET 2025, Generus LDII Depok Diberi Pemahaman Mental Health Awareness Sejak Dini

Januari 9, 2026

Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok

Januari 2, 2026
Puncak acara Jatim Environment Community Award 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur. (LINES)

Raih Penghargaan Eco Pesantren Kategori Pratama, Ponpes Wali Barokah Komitmen Ciptakan Lingkungan Sehat di Pesantren

Desember 27, 2025

Komentar Terbaru

  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok
  • Agus Subagyo pada LDII Cimanggis Gelar Seminar Pendidikan Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Warga
  • LISTRI GANEFI pada Melalui Pasanggiri Persinas ASAD, Warga LDII Beji Turut Lestarikan Seni Tradisi
  • Edwin P pada Putaran Final Turnamen Mini Soccer PC LDII Sawangan Perkuat Persaudaraan Warga
  • Sularjo pada Ratusan Warga LDII Antusias Meriahkan HUT Kemerdekaan RI melalui Depok Funbike 2025
LDII DEPOK

Website Resmi LDII Depok.
Hubungi kami untuk pertanyaan.

0857.1568.6600

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.