• Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

DPP LDII Ajak Masyarakat Terapkan Muzhid Mujhid Hadapi Tantangan Ekonomi

Irma Santika by Irma Santika
Juni 17, 2026
in Berita Nasional
0


Jakarta (17/6). Di tengah tekanan ekonomi yang ditandai kenaikan harga kebutuhan pokok dan melemahnya daya beli masyarakat, DPP LDII mengajak umat Islam menerapkan prinsip muzhid mujhid. Konsep tersebut mengedepankan hidup sederhana, cermat dalam pengeluaran, serta bersungguh-sungguh mencari penghasilan halal sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menegaskan bahwa ketahanan nasional di masa krisis sangat ditentukan oleh ketahanan ekonomi di tingkat terkecil, yaitu keluarga. Dalam menghadapi tekanan daya beli akibat kenaikan harga bahan pokok dan BBM, LDII mendorong mengatur-ulang pola konsumsi umat dengan merujuk pada kearifan nilai-nilai religiusitas yang Islami.

“Dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan ini, kami mengajak warga untuk kembali mempraktikkan prinsip muzhid mujhid. Muzhid berarti hidup zuhud, sederhana, bersahaja, jauh dari konsumtif, dan mampu menahan diri dari belanja yang bukan prioritas. Sementara mujhid bermakna bersungguh-sungguh dalam mencari maisyah yang halal, giat bekerja, dan hidup produktif. Kombinasi antara kecermatan dan kesederhanaan dalam pengeluaran serta kerja keras dalam mencari sumber-sumber penghasilan tambahan rumah tangga adalah benteng utama keluarga muslim saat ini,” ujar Dody Taufiq Wijaya dalam keterangan resminya di Jakarta.

Dody menambahkan bahwa ketimbang larut dalam kepanikan (panic buying) belanja kebutuhan pokok, atau mengeluhkan keadaan, umat Islam seyogianya menjadikan momentum ini untuk membersihkan harta melalui zakat, infak, dan sedekah guna membantu sesama yang terdampak lebih parah. Solidaritas sosial dinilai menjadi bantalan sosial alami yang paling efektif meredam gejolak di masyarakat.

Sejalan dengan pandangan tersebut, Ekonom Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta sekaligus Sekretaris Majelis Pakar DPP LDII, Ardito Bhinadi, menjelaskan bahwa tekanan ekonomi nasional saat ini tidak dapat dilepaskan dari gejolak global, mulai dari ketidakpastian pasar keuangan, fluktuasi harga energi dan pangan, hingga tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut dapat berdampak pada biaya produksi, harga barang kebutuhan, serta daya beli masyarakat.

“Dalam situasi seperti ini, prinsip muzhid dan mujhid relevan diterapkan secara seimbang, baik oleh masyarakat maupun pemerintah. Bagi keluarga, muzhid berarti hidup bersahaja, hemat dan cermat, tidak konsumtif, mampu memprioritaskan kebutuhan pokok serta produktif. Mujhid berarti tetap bekerja keras, kreatif, meningkatkan keterampilan, dan jeli dalam mencari peluang untuk mendapatkan sumber-sumber penghasilan yang halal,” ujar Ardito.

Menurut Ardito, prinsip yang sama juga penting bagi pemerintah. Muzhid dalam tata kelola negara dapat dimaknai sebagai kehati-hatian fiskal, penggunaan anggaran yang efektif, tepat sasaran dan mendatangkan manfaat yang besar, dibarengi dengan efisiensi belanja, pengurangan pemborosan anggaran, serta prioritas pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara mujhid berarti pemerintah perlu bekerja lebih sungguh-sungguh memperkuat sektor produktif, menjaga stabilitas harga, memperluas lapangan kerja, mendukung UMKM, dan memperkuat ketahanan pangan serta energi nasional.

“Ketahanan ekonomi tidak hanya dibangun dari penghematan masyarakat, tetapi juga dari kebijakan publik yang efektif, adil, dan produktif. Masyarakat perlu bijak dalam konsumsi, pemerintah perlu bijak dalam belanja. Masyarakat perlu produktif, pemerintah juga perlu responsif dan bekerja keras menciptakan iklim ekonomi yang sehat,” jelasnya.

Makna muzhid dan mujhid dalam konteks hari ini, menurut Ardito adalah hidup sederhana tanpa kehilangan semangat produktif. “Semua pihak mulai keluarga, pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah perlu bergerak bersama: hemat dalam hal yang tidak perlu, serius dalam hal yang produktif, serta peduli kepada kelompok yang paling terdampak,” pungkas Ardito.

DPP LDII terus mengoptimalkan peran UMKM dan pembiayaannya melalui Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di tingkat akar rumput, untuk memberikan akses pembiayaan yang mudah dan berbasis syariah bagi para pelaku usaha kecil. Edukasi mengenai literasi keuangan keluarga berbasis prinsip muzhid mujhid tersebut, juga digencarkan melalui majelis-majelis taklim LDII di seluruh Indonesia, untuk memastikan umat tetap berdaya dan tangguh melewati masa-masa sulit.

Previous Post

LDII Pancoran Mas Tebar Kepedulian melalui Pembagian Ribuan Paket Daging Kurban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

  • DPP LDII Ajak Masyarakat Terapkan Muzhid Mujhid Hadapi Tantangan Ekonomi Juni 17, 2026
  • LDII Pancoran Mas Tebar Kepedulian melalui Pembagian Ribuan Paket Daging Kurban Juni 11, 2026
  • Dukung Kelestarian Lingkungan, LDII Depok Terapkan Pembagian Daging Kurban dengan Besek Juni 7, 2026
  • LDII Limo Maknai Idul Adha dengan Berbagi Qurban pada Masyarakat Juni 2, 2026
  • Ketua LDII Depok Sebut Iduladha Sebagai Refleksi Ibadah Kepada Allah Mei 27, 2026

Komentar

  • Hermansyah pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • Hagrafstamp Depok pada LDII Beji Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kukusan
  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok

Tag

Ace Hasan Ardhito Bappenas BNN BNPT Chairul Baihaqi Chriswanto Santoso Covid 19 Dahnil Anzar Simanjuntak Dody Taufiq Wijaya DPD LDII Gresik Halal Bihalal Hari Santri Jawa Timur Kemenhaj Khofifah Indar Parawansa LDII LDII Bandung LDII Depok LDII Jabar LDII Jatim LDII Kaltara LDII Kediri LDII Tangsel Lemhannas LPOI Majelis Ulama Indonesia MPR RI MUI Bandung One Pesantren One Product Pengajian Akhir Tahun Ponpes Wali Barokah ppg ldii Prabowo Subianto Profesional Religius Rapat Kerja Said Aqil SAKO SPN Singgih Januratmoko singgih tri sulistiyono Supian Suri TNI UGM Wali Barokah Yudi Latif

Terkini

DPP LDII Ajak Masyarakat Terapkan Muzhid Mujhid Hadapi Tantangan Ekonomi

Juni 17, 2026

LDII Pancoran Mas Tebar Kepedulian melalui Pembagian Ribuan Paket Daging Kurban

Juni 11, 2026

Dukung Kelestarian Lingkungan, LDII Depok Terapkan Pembagian Daging Kurban dengan Besek

Juni 7, 2026

Komentar Terbaru

  • Hermansyah pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • Hagrafstamp Depok pada LDII Beji Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kukusan
  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok
LDII DEPOK

Website Resmi LDII Depok.
Hubungi kami untuk pertanyaan.

0857.1568.6600

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.