• Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Di Hadapan Ribuan Peserta Rakernas, Anies Memuji dan Membenarkan LDII yang Sudah On The Track

admin_1 by admin_1
November 10, 2023
in Berita Nasional, Headlines, Sosok
0
Anies Baswedan saat memaparkan materinya pada Rakernas LDII (LINES).

Anies Baswedan saat memaparkan materinya pada Rakernas LDII (LINES).

Jakarta (9/11). Tokoh nasional sekaligus calon presiden RI 2024, Anies Rasyid Baswedan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2023, pada Kamis (9/11). Di hadapan ribuan peserta Rakernas LDII, Anies berbicara soal masalah ketimpangan sosial yang menjadi tantangan yang dihadapi bangsa dalam meraih visi Indonesia Emas 2045.

Menurut Anies, saat ini masalah ketimpangan di Indonesia masih menjadi isu yang terus berkembang. Dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta orang, masalah ketimpangan masih menjadi salah satu tantangan yang belum terselesaikan. “Kita hari ini menghadapi ketimpangan sosial yang luar biasa. Bila muncul pemantik, bisa menciptakan situasi yang rentan perpecahan,” ucap Anies.

Apalagi menurut Anies, ketimpangan sosial erat kaitannya dengan persatuan. Jika ketimpangan sosial masih terjadi, maka akan sulit menyatukan bangsa Indonesia. “Kita ingin 2045 satu kemakmuran. Karena jangan sampai makmurnya beda-beda. Kita ingin bangsa kita utuh, bangsa kita jangan tercerai-berai. Supaya utuh maka harus ada kesetaraan, dan keadilan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, meskipun Indonesia memiliki sumberdaya manusia melimpah dan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, tingkat ketimpangan masih cukup tinggi. Padahal menurutnya, Republik Indonesia dibangun untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia. “Yang namanya persatuan itu syaratnya harus ada keadilan, bukan ketimpangan,” ungkap Anies.

Untuk mengatasi masalah ketimpangan sosial, maka menurut Anies pembangunan kualitas manusia perlu menjadi fokus agenda nasional yang dilaksanakan secara merata. “Sudah saatnya kita harus serius membangun manusia secara teritorial, karena setiap daerah itu berbeda kondisinya. Kalau ini kita bereskan, terjadi peningkatan kualitas manusia yang merata di Indonesia,” ucapnya.

Terlebih menurutnya, pada beberapa dekade mendatang bangsa Indonesia akan mendapatkan bonus demografi di mana usia produktif mendominasi jumlah penduduk Indonesia. Untuk itu, Anies mengapresiasi “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”, terutama bidang yang fokus pada pembagunan manusia berkarakter profesional religius.

“Apa yang dicanangkan oleh LDII itu sangat luar biasa. Delapan bidang LDII tersebut itu adalah gambaran bagaimana berpikir yang global, bertindak yang lokal dan dikerjakan dengan segera,” ucapnya.

Lebih lanjut, untuk membangun Indonesia Emas 2045, maka langkah yang harus dilakukan adalah mengubah paradigma pembangunan Indonesia. Ia berpendapat, fokus pembangunan harus diubah dari pertumbuhan menjadi pemerataan dan keberlanjutan.

“Dari pendekatan sektoral, kita akan ubah menjadi pendekatan sektoral dan teritorial. Dari pendekatan yang menyelesaikan proyek pemerintahan, kita akan ubah menjadi menuntaskan persoalan warga,” ujar Anies.

Anies mengungkapkan pembangunan bangsa harus dilakukan dengan kebijakan yang diterapkan secara teritorial, karena harus disesuaikan dengan kondisi berbeda di tiap wilayah. “Papua lain dengan Sulawesi, Sulawesi lain dengan Nusa Tenggara. Jadi teritorial itu untuk menggambarkan kita menumbuhkan kebijakan secara setara di seluruh daerah,”

Dengan begitu ungkapnya, untuk mengatasi kesenjangan sosial, maka nilai keadilan perlu ditegakkan. “Kalau memimpin tanpa nilai tidak akan ada pegangan, dan nilai itu harus kita wujudkan dalam bentuk kalimat yang dipahami. Kita ingin keadilan menjadi nilai utama,” ungkap Anies. (KIM*)

Tags: LDII
Previous Post

Kiai Said Aqil dan Jamintel Dorong Pembangunan SDM Profesional Religius di Rakernas LDII 2023

Next Post

Tingkatkan Sportivitas, LDII Pancoran Mas Helat Gala Sepak Bola

Next Post

Tingkatkan Sportivitas, LDII Pancoran Mas Helat Gala Sepak Bola

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

  • Kemenko PMK Apresiasi Dukungan LDII dalam Upaya One Health and Planetary Health Mei 6, 2026
  • Kunjungan Edukatif, SMK Tri Sukses Gali Ilmu Komunikasi di DPP LDII April 30, 2026
  • Terima Kunjungan LDII, Menko Pangan Zulhas: Pemerintah Butuh Dukungan Entaskan Kemiskinan di Sektor Pangan April 28, 2026
  • LDII Usulkan 8 Desa Binaan Tematik Saat Audiensi dengan Menteri PDT April 28, 2026
  • LDII Depok Gelar Seminar Orang Tua Bekali Pemahaman Anak Berkebutuhan Khusus April 19, 2026

Komentar

  • Hermansyah pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • Hagrafstamp Depok pada LDII Beji Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kukusan
  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok

Tag

Ace Hasan Ardhito Bappenas BNN BNPT Chairul Baihaqi Chriswanto Santoso Covid 19 Dahnil Anzar Simanjuntak Dody Taufiq Wijaya DPD LDII Gresik Halal Bihalal Hari Santri Jawa Timur Kemenhaj Khofifah Indar Parawansa LDII LDII Bandung LDII Depok LDII Jabar LDII Jatim LDII Kaltara LDII Kediri LDII Tangsel Lemhannas LPOI Majelis Ulama Indonesia MPR RI MUI Bandung One Pesantren One Product Pengajian Akhir Tahun Ponpes Wali Barokah ppg ldii Prabowo Subianto Profesional Religius Rapat Kerja Said Aqil SAKO SPN Singgih Januratmoko singgih tri sulistiyono Supian Suri TNI UGM Wali Barokah Yudi Latif

Terkini

Koordinator Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LISDAL) DPP LDII, Dicky Budiman diterima Sekretaris Kementerian Koordinator PMK, Imam Machdi. (LINES)

Kemenko PMK Apresiasi Dukungan LDII dalam Upaya One Health and Planetary Health

Mei 7, 2026
Siswa SMK Tri Sukses Depok saat mengikuti kegiatan di kantor DPP LDII. (LINES)

Kunjungan Edukatif, SMK Tri Sukses Gali Ilmu Komunikasi di DPP LDII

Mei 3, 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat menerima kunjungan Pengurus DPP LDII. (LINES)

Terima Kunjungan LDII, Menko Pangan Zulhas: Pemerintah Butuh Dukungan Entaskan Kemiskinan di Sektor Pangan

April 28, 2026

Komentar Terbaru

  • Hermansyah pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • Hagrafstamp Depok pada LDII Beji Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kukusan
  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok
LDII DEPOK

Website Resmi LDII Depok.
Hubungi kami untuk pertanyaan.

0857.1568.6600

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.