• Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketum DPP LDII Ingatkan Atmosfer Debat Capres-Cawapres Perlu disikapi dengan Bijak

admin_1 by admin_1
Januari 29, 2024
in Nasional
0

Depok, Jawa Barat (29/1). Dalam menapaki tahapan Pemilu, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengajak rakyat Indonesia menanggapi dengan rasional dan dewasa. Tahapan Pemilu salah satunya adalah debat capres dan cawapres yang menarik atensi masyarakat.

“Debat capres dan cawapres adalah ajang kampanye untuk memaparkan program dan saling menguji program para kandidat, juga pemahaman dan pengetahuan terhadap isu-isu nasional dan global. Dan harus diingat di dalamnya ada juga pertunjukan atau drama untuk menarik simpati. Bahkan bila memungkinkan ada peluang untuk mengurangi popularitas pihak lain,” ungkap KH Chriswanto dalam acara Konsolidasi Organisasi yang diadakan DPW LDII Provinsi Sulawesi Tenggara, 27-28/1.

Dalam konsolidasi di Ponpes Al-Manshurin, Kota Kendari itu KH.Chriswanto mengatakan debat kandidat calon pemimpin negara tidak banyak mempengaruhi elektabilitas dan popularitas capres-cawapres. Bahkan juga tidak menggerus angka penerimaan publik, “Berbagai lembaga survei menyebut hanya 2-3 persen saja yang mengubah pilihan setelah menyaksikan debat capres-cawapres. Mereka adalah pemilih rasional yang umumnya kalangan terdidik,” tutur mantan politisi Golkar Jawa Timur itu.

KH Chriswanto berpendapat, umumnya pemilih Indonesia dikelompokkan sebagai pemilih tradisional dan rasional. Para pemilih tradisional umumnya meyakini pilihannya dengan pertimbangan budaya, ideologi, karakter kandidat, profesinya, hingga spiritual. Sementara pemilih rasional cenderung pada program kerja para kandidat. “Inilah mengapa sangat sulit mengubah pilihan para pemilih tradisional,” ungkapnya.

Justru yang mengkhawatirkan adalah, potongan-potongan debat itu disebarkan dengan tujuan disinformasi di media sosial, “Bisa dimaklumi, pemirsa debat hanya menyaksikan acara hanya pada 5 menit pertama, yang menonton debat sampai habis juga minim. Bahkan banyak yang menonton hanya setengah acara saja,” ujar KH Chriswanto mengutip penelitian lembaga survei.

Pemotongan durasi tersebut, bertujuan untuk membuat framing untuk menaikkkan jumlah simpatisan ataupun memperbanyak haters terhadap capres-cawapres tertentu. Persoalannya, pemilih tradisional ini tidak tergoyahkan. Mereka makin emosional dan marah bila kandidat mereka dikampanyehitamkan, “Aksi inilah yang justru bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” keluhnya.

Ia pun mengajak semua pihak untuk dewasa dalam menyikapi debat capres. Hati mungkin panas, tapi kepala harus tetap dingin, “Dan juga tidak ikut aktif menyebar konten-konten potongan debat kepada orang lain. Satu orang emosi, mempengaruhi orang lain untuk emosi, bisa mengakibatkan kemarahan publik,” ujar KH Chriswanto.

Ia juga mengajak semua pihak menerima konsekuensi dari demokrasi Indonesia yang terlanjur liberal, dan membuat siapapun bisa bicara apa saja. Menurutnya, hak-hak untuk bicara dan memilih sesuai keinginan hati saat pesta demokrasi, juga harus diikuti dengan kewajiban menjaga kondusivitas Pemilu, agar tetap berjalan dengan damai.

KH Chriswanto menganjurkan agar demokrasi yang merupakan produk Barat itu, terus disempurnakan agar selaras dengan nilai-nilai keindonesiaan, yang mengedepankan musyawarah atau partisipasi publik, “Demokrasi Indonesia adalah musyawarah mufakat yang selaras dengan Pancasila. Hal tersebut juga sesuai dengan prinsip demokrasi deliberatif yang juga mensyarakatkan musyawarah mufakat dengan melibatkan partisipasi publik,” tuturnya.

Ia berharap tingginya tensi tahun politik menjelang Pemilu, tetap menggugah kesadaran setiap anak bangsa. Untuk mewujudkan Pemilu yang damai dan demokratis, serta jujur. Untuk mewujudkan impian para pendiri bangsa, melalui presiden dan wakil presiden terpilih untuk membangun Indonesia yang sejahtera dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Previous Post

Tingkatkan Kerukunan dan Kekompakan, LDII Sawangan Adakan Family Gathering

Next Post

Upaya Wujudkan Kemandirian, LDII Bojonggede Gelar Pengajian Bertemakan Affiliate Marketing

Next Post

Upaya Wujudkan Kemandirian, LDII Bojonggede Gelar Pengajian Bertemakan Affiliate Marketing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

  • Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja Maret 21, 2026
  • LDII Pancoran Mas Silaturahmi ke MUI, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Maret 20, 2026
  • LDII Limo Menebar Kebaikan Ramadan dengan Santunan Maret 16, 2026
  • LDII Depok dan Warga Cilodong Perkuat Silaturahmi Lewat Program Sembako Ramadan Maret 15, 2026
  • Melalui MARAPDHON, Generus LDII Sukmajaya Wujudkan Semangat “One Team, One Stream” Maret 10, 2026

Komentar

  • Hagrafstamp Depok pada LDII Beji Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kukusan
  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok
  • Agus Subagyo pada LDII Cimanggis Gelar Seminar Pendidikan Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Warga
  • LISTRI GANEFI pada Melalui Pasanggiri Persinas ASAD, Warga LDII Beji Turut Lestarikan Seni Tradisi
  • Edwin P pada Putaran Final Turnamen Mini Soccer PC LDII Sawangan Perkuat Persaudaraan Warga

Tag

8 Bidang Pengabdian LDII Ace Hasan Ardhito Bappenas BNN BNPT Chairul Baihaqi Chriswanto Santoso Covid 19 Dahnil Anzar Simanjuntak DPD LDII Gresik Halal Bihalal Hari Santri Jawa Timur Kemenhaj Khofifah Indar Parawansa LDII LDII Bandung LDII Depok LDII Jabar LDII Jatim LDII Kaltara LDII Kediri LDII Tangsel Lemhannas LPOI Majelis Ulama Indonesia MPR RI MUI Bandung One Pesantren One Product Pengajian Akhir Tahun Ponpes Wali Barokah ppg ldii Prabowo Subianto Profesional Religius Rapat Kerja Said Aqil SAKO SPN Singgih Januratmoko singgih tri sulistiyono Supian Suri TNI UGM Wali Barokah Yudi Latif

Terkini

Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja

Maret 21, 2026

LDII Pancoran Mas Silaturahmi ke MUI, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi

Maret 20, 2026

LDII Limo Menebar Kebaikan Ramadan dengan Santunan

Maret 16, 2026

Komentar Terbaru

  • Hagrafstamp Depok pada LDII Beji Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kukusan
  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok
  • Agus Subagyo pada LDII Cimanggis Gelar Seminar Pendidikan Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Warga
  • LISTRI GANEFI pada Melalui Pasanggiri Persinas ASAD, Warga LDII Beji Turut Lestarikan Seni Tradisi
  • Edwin P pada Putaran Final Turnamen Mini Soccer PC LDII Sawangan Perkuat Persaudaraan Warga
LDII DEPOK

Website Resmi LDII Depok.
Hubungi kami untuk pertanyaan.

0857.1568.6600

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.