• Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Filosofi di Balik Penampilan Pencak Silat dalam Rakernas LDII

admin_1 by admin_1
November 23, 2023
in Berita Nasional
0

Depok, Jawa Barat (23/11). Pada gelaran Rapat Kerja Nasional LDII (Rakernas) di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin, Jakarta, pada 7-9 November 2023 banyak rangkaian kegiatan di dalamnya. Kesuksesan perhelatan nasional itu, tak lepas dari kekompakan dan kesolidan seluruh penyelenggara.

“Persiapan tim relatif pendek, namun hampir seluruh anggota tim adalah anggota tim yang lama, kami saling mengenal dengan baik. Alhamdulillah meski persiapan yang relatif pendek tidak menjadi kendala yang berarti,” ujar Ketua Seksi Acara Rakernas LDII 2023 Nurwahyudin.

Setiap seksi mengikuti arahan panitia pengarah dan penyelenggara, termasuk seksi acara yang menampung semua masukan dari berbagai pihak. Menurutnya, konsep yang ditampilkan merupakan gagasan dari semua orang yang terlibat.

“Kami menerima masukan, saran dan arahan dari seluruh pihak terkait konsep acara melalui musyawarah-musyawarah dan konsolidasi. Kami berusaha semaksimal mungkin mematangkan masukan dan saran tersebut menjadi sebuah kolaborasi acara yang utuh dalam konsep Indonesia Emas,” ujarnya melalui pesan singkat.

Dalam pergelaran itu, panitia Rakernas menampilkan teatrikal pencak silat yang diperankan oleh Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD dan pengibaran bendera raksasa berukuran 60 meter persegi. “Teaterikal pencak silat adalah wujud upaya menjaga kebhinekaan untuk mewujudkan kegemilangan Indonesia Emas 2045,” paparnya.

“Sedangkan, bendera raksasa yang berkibar di atas kepala seluruh peserta Rakernas merupakan simbol nasionalisme LDII untuk bangsa, ini tidak perlu diragukan lagi,” lanjut pengurus Departemen Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri (HAL-LN) DPP LDII itu.

Terkait atraksi pencak silat, koordinator tim pesilat Weda Hendragiri mengatakan, kurang lebih dua bulan para pelatih, nayogo dan pesilat menyiapkan diri.

“Tema yang kami ambil dalam teatrikal itu mengenai kebhinekaan. Filosofinya adalah Indonesia terdiri dari beragam suku, ras, etnis dan budaya, tapi perbedaan itu harus disatukan. Dalam teatrikal itu digambarkan ada saudara kembar yang sedang berkonflik dan pada pamungkasnya mereka kembali bersatu,” ungkap Weda.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri itu menyebut, para pesilat dan nayogo merasa bangga bisa tampil di hadapan Presiden Jokowi dan petinggi negara.

“Kebetulan tahun 2017 mereka juga pernah tampil juga di hadapan Presiden Jokowi saat perhelatan Kejurnas ASAD di Ponpes Minhaajurrosyidin. Selain itu, pada tahun 2019 mereka juga mengikuti event internasional pencak silat di TMII dan mendapatkan gelar the best unique technical,” jelasnya.

Ia berharap kerja sama antara LDII dan Persinas ASAD dapat ditingkatkan, “Kami menilai LDII sangat mendukung budaya nusantara, Karena di dalam pencak silat itu terdapat mental spiritual, prestasi, budaya dan hal itu penting untuk dikolaborasikan dengan LDII, terutama dalam pembinaan mental spiritual,” tutup Sekretaris PB Persinas ASAD itu.

Sementara, nayogo atraksi pencak silat Suharno mengatakan, pengrawit atau sering disebut nayogo berlatih intensif selama dua minggu sebelum Rakernas. “Untuk persiapan intensif dua minggu karena hanya temu gending. Sebelumnya, para pesilat sudah hafal dengan dasar-dasar dalam arasement musik. Dalam dua minggu hanya empat kali pertemuan antara instrumen dan pesilat,” ujarnya.

Pengurus PB Persinas ASAD itu menyebut, dalam setiap atraksi yang ditampilkan mengandung filosofi yakni menyatukan keberagaman suku, budaya, ras, agama dan bahasa yang ada di Indonesia.

“Dalam setiap pertunjukan harus ada konsep terlebih lagi ditampilkan di hari yang berbeda dan ditonton orang yang berbeda. Jelas akan ada perbedaan nuansanya, warna, penampilan dan kostum dari pesilatnya. Ketika menampilkan pertunjukkan harus ada filosofinya kalau tidak ya hanya tontonan biasa,” ungkap Suharno.

Previous Post

Ketum LDII Ingatkan Kebebasan dalam Demokrasi Harus Dahulukan Kebajikan

Next Post

Wujudkan Kekompakan dan Efesiensi Kerja, LDII Kota Depok Gelar Proker 2024

Next Post

Wujudkan Kekompakan dan Efesiensi Kerja, LDII Kota Depok Gelar Proker 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

  • LDII Limo Laksanakan Salat Idulfitri 1447 H dengan Lancar Maret 22, 2026
  • Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja Maret 21, 2026
  • LDII Pancoran Mas Silaturahmi ke MUI, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Maret 20, 2026
  • LDII Limo Menebar Kebaikan Ramadan dengan Santunan Maret 16, 2026
  • LDII Depok dan Warga Cilodong Perkuat Silaturahmi Lewat Program Sembako Ramadan Maret 15, 2026

Komentar

  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • Hagrafstamp Depok pada LDII Beji Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kukusan
  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok
  • Agus Subagyo pada LDII Cimanggis Gelar Seminar Pendidikan Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Warga

Tag

8 Bidang Pengabdian LDII Ace Hasan Ardhito Bappenas BNN BNPT Chairul Baihaqi Chriswanto Santoso Covid 19 Dahnil Anzar Simanjuntak DPD LDII Gresik Halal Bihalal Hari Santri Jawa Timur Kemenhaj Khofifah Indar Parawansa LDII LDII Bandung LDII Depok LDII Jabar LDII Jatim LDII Kaltara LDII Kediri LDII Tangsel Lemhannas LPOI Majelis Ulama Indonesia MPR RI MUI Bandung One Pesantren One Product Pengajian Akhir Tahun Ponpes Wali Barokah ppg ldii Prabowo Subianto Profesional Religius Rapat Kerja Said Aqil SAKO SPN Singgih Januratmoko singgih tri sulistiyono Supian Suri TNI UGM Wali Barokah Yudi Latif

Terkini

LDII Limo Laksanakan Salat Idulfitri 1447 H dengan Lancar

Maret 22, 2026

Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja

Maret 21, 2026

LDII Pancoran Mas Silaturahmi ke MUI, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi

Maret 20, 2026

Komentar Terbaru

  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • lathifudin pada Bukti Toleransi Umat Beragama, Tiga Dekade LDII Depok Salat Idulfitri di Lapangan Depan Gereja
  • Hagrafstamp Depok pada LDII Beji Bagikan Takjil untuk Pengendara di Kukusan
  • Anto pada Asrama Pelajar 2025, Wadah Pembinaan Karakter Generasi Penerus LDII Kota Depok
  • Agus Subagyo pada LDII Cimanggis Gelar Seminar Pendidikan Paralegal, Dorong Akses Keadilan bagi Warga
LDII DEPOK

Website Resmi LDII Depok.
Hubungi kami untuk pertanyaan.

0857.1568.6600

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.

No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah, Visi, Misi
  • Rubrik
    • Warta Depok
    • Organisasi
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Opini
  • Susunan Pengurus
  • Kontak
  • Pimpinan Cabang
    • PC CINERE
    • PC BEJI
    • PC CIMANGGIS
    • PC CILODONG
    • PC CIPAYUNG
    • PC LIMO
    • PC PANCORAN MAS
    • PC SUKMAJAYA

© 2021 - Managed by LDII DEPOK.