Pancoran Mas, Depok (11/8). Persinas ASAD Kota Depok menggelar Pasanggiri Silat sekaligus memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan ini bertempat di lingkungan Masjid Baitul Ihsan Pancoran Mas dan diikuti oleh puluhan warga LDII Pancoran Mas, pada Minggu (10/8).
Wakil Ketua Persinas Asad Kota Depok, Afrizal menjelaskan bahwa tujuan pasanggiri ini adalah mempererat tali silaturahmi antar ranting dan memupuk rasa cinta terhadap pencak silat. “Tidak kalah penting adalah bisa semakin mencintai pencak silat. Karena event tahunan seperti ini tidak setiap waktu ada, sehingga banyak efek positif dari antusias yang ada,” ujarnya.
Afrizal menambahkan bahwa pelaksanaan pasanggiri ini sudah menjadi program kerja rutin yang terstruktur. “Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan acuan dari Pengurus Pusat, kemudian Pengurus Kabupaten/Kota menyampaikan kepada semua Cabang dan Ranting untuk ikut serta.

Karena masuk program kerja, kami juga menurunkan surat pemberitahuan resmi,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pencak silat merupakan salah satu akar budaya bangsa yang membentuk karakter luhur pesilatnya. “Tidak hanya melatih fisik dan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter luhur yang sejalan dengan 29 karakter LDII dan nilai-nilai yang dijunjung Persinas ASAD,” tambah Afrizal.
Ketua PC LDII Pancoran Mas, Teguh Ariyadi, mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti pasanggiri ini. “Momennya sangat tepat, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Pencak silat adalah warisan asli budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Kami senang bisa mendukung Persinas ASAD melaksanakan acara ini,” katanya.
Teguh juga berharap Persinas ASAD dan LDII dapat terus berkolaborasi untuk menggelar kegiatan positif serupa di masa depan. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung Persinas ASAD agar warga LDII semakin semangat, sehat, dan memiliki karakter kuat,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya pasanggiri ini, Persinas ASAD Depok berharap para peserta tidak hanya terampil dalam pencak silat, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari. (Listya/KIM).




